(Tulungagung) Salah seorang dosen IAIN Tulungagung kembali mendapatkan kesempatan untuk mengikuti program belajar di luar negeri. Adalah M. Muntahibun Nafis, M.Ag. dosen Fakultas Ushuludin Adab dan Dakwah IAIN Tulungagung yang mendapatkan kesempatan itu. Program yang diikuti Pak Nafis—panggilan akrabnya—adalah PIES atau Partnership in Islamic Education Scholarship. Sebuah program yang terselenggara atas kerjasama DIktis Kementerian Agama RI dengan Pemerintah Australia.
Ketika dikonfirmasi, Nafis yang sudah hampir 3 minggu lebih berada di Negeri Kanguru menjelaskan, bahwa dia dapat mengikuti program tersebut setelah lulus seleksi ketat yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama RI. Mahasiswa S3 UIN Sunan Kalijaga ini adalah salah satu dari 6 peserta yang berhasil lolos untuk mengikuti program tersebut.
(Tulungagung)“Berani Jujur, Hebat!”, itulah slogan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI selaku lembaga anti rasuah yang ada di Indonesia. Biarpun Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang digoyang oleh beberapa pihak, bukan berarti menyurutkan masyarakat untuk berkomitmen layaknya slogan KPK. Tidak surutnya komitmen itu ditunjukkan oleh civitas akademika yang ada di IAIN Tulungagung. Terbukti Fakultas Syari’ah dan Ilmu Hukum (FASIH) IAIN Tulungagung telah mengadakan “Kantin Kejujuran” di IAIN Tulungagung.